Update Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Jilu: Telanjang, Tangan Terikat dan Mulut Tersumpal

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

19 - Feb - 2026, 04:16

Personel gabungan yang melibatkan Polres Malang dan Polsek Jabung saat mengevakuasi mayat seorang perempuan misterius yang ditemukan di aliran Sungai Jilu pada Selasa (17/2/2026). (Foto: Polsek Jabung for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Peristiwa penemuan mayat seorang perempuan misterius yang ditemukan warga di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang hingga Kamis (19/2/2026) masih terus diselidiki oleh polisi.

Dari hasil temuan petugas saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban ditemukan tewas pada Selasa (17/2/2026) dalam kondisi yang memprihatinkan. Yakni dalam keadaan telanjang, tangan terikat serta mulut tersumpal.

Baca Juga : Apa Itu Mokel? Istilah Gaul untuk Batal Puasa di Bulan Ramadan, Begini Arti dan Hukumnya dalam Islam

Update penyelidikan peristiwa penemuan mayat seorang perempuan misterius tersebut turut dikonfirmasi oleh Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar. "Kondisinya (saat pertama kali ditemukan) dari tangannya terikat, kemudian juga ada sumpalan dari kain di mulutnya, dan tidak berbusana," bebernya ketika ditemui JatimTIMES, Kamis (19/2/2026).

Sebagaimana diberitakan, peristiwa penemuan mayat seorang perempuan misterius tersebut terjadi pada Selasa (17/2/2026) pagi sekitar jam 09.00 WIB. Berdasarkan pengamatan fisik, mayat yang ditemukan oleh warga tersebut berjenis kelamin perempuan. Namun untuk identitasnya hingga saat ini belum diketahui.

Mayat seorang perempuan misterius tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Sukari yang ketika itu diketahui sedang beraktivitas di tegal. Ketika berada di ladang untuk mencari kayu itulah, saksi melihat ada mayat di aliran sungai.

"Ada laporan dari masyarakat yang mencari kayu di aliran Sungai Jilu, kemudian menemukan adanya mayat perempuan dan dilaporkan kepada petugas kepolisian," ujar Hafiz.

Personel gabungan dari Polsek Jabung dan Satreskrim Polres Malang yang menerima laporan tersebut, kemudian diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan serangkaian penyelidikan. Termasuk melaksanakan olah TKP.

"Petugas juga telah mencoba untuk mengidentifikasi mayat tersebut. Namun, karena memang kondisinya yang kemungkinan sudah berhari-hari di aliran sungai tersebut, maka kami putuskan untuk dibawa ke rumah sakit dan sekarang masih dalam proses autopsi," tuturnya.

Baca Juga : Jangan Lewatkan! 7 Fenomena Langit Ramadan 2026, dari Planet Berbaris hingga Gerhana Bulan Total

Dijelaskan Hafiz, proses identifikasi dilakukan guna mengungkap identitas korban. Sementara autopsi dilakukan untuk menyelidiki penyebab kematian korban. Namun hingga kini, identitas korban maupun dugaan penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. 

Polisi juga terus mendalami sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Termasuk menyelidiki barang yang digunakan untuk mengikat maupun menyumpal mulut korban.

"Saat ini dalam proses autopsi dan kami masih menyelidiki dari barang-barang yang ada tersebut," pungkas Hafiz.