Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Malang, Kasatlantas: Bersifat Situasional

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

17 - Mar - 2026, 07:07

Kawasan simpang tiga Tunggulmas. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rekayasa lalu lintas diberlakukan selama arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat Semeru 2026 di sejumlah titik rawan kepadatan di Kota Malang. Rekayasa arus ini dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan seiring meningkatnya volume kendaraan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri.

Sejumlah persimpangan strategis menjadi fokus pengaturan. Di antaranya simpang tiga Malang Creative Center (MCC), simpang tiga Kacuk Barat, simpang tiga Jembatan Tunggulmas, hingga simpang Rajabali. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk mengarahkan kendaraan sesuai skema rekayasa yang telah disiapkan.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Di kawasan simpang tiga MCC, arus kendaraan dari Jalan Laksda Adi Sucipto menuju Jalan Panji Suroso tidak diperkenankan mengarah ke barat, melainkan dialihkan ke utara dan selatan. Sementara itu, kendaraan dari Jalan Borobudur tidak bisa langsung menuju selatan dan harus berputar balik di bawah flyover Jalan Ahmad Yani.

Simpang tersebut juga ditutup sementara, dengan arus dari utara Jalan Ahmad Yani dipecah menjadi dua jalur menuju Kota Malang dan Kota Batu. Adapun kendaraan dari Jalan Tenaga diarahkan ke timur.

Rekayasa serupa juga diterapkan di simpang tiga Kacuk Barat. Jika terjadi kepadatan hingga ekor kendaraan mencapai titik tersebut, arus dari arah utara akan dialihkan melalui Jalan S. Supriadi, simpang empat Pasar Gadang, hingga menuju batas kota di Kendalpayak.

Sementara itu, di simpang tiga Jembatan Tunggulmas, kendaraan dari Jalan Saksofon yang hendak menuju Kota Batu diarahkan melalui Jalan Karyawiguna. Arus dari timur tidak diperbolehkan melintas ke jembatan, melainkan dialihkan ke barat menuju Kota Batu. Sedangkan arus dari barat ke timur justru dialihkan melalui Jembatan Tunggulmas.

Pengalihan juga diberlakukan di kawasan simpang Rajabali. Jika terjadi kepadatan di sepanjang Jalan Semeru, kendaraan dari arah utara akan dialihkan ke timur melalui Jalan Kahuripan. Sedangkan arus dari selatan ke utara masih dapat melintas melalui Jalan Semeru maupun Jalan Kahuripan.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota Rio Angga Prasetyo menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan akan diberlakukan melihat kondisi di lapangan. Rekayasa ini dilakukan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus mudik maupun balik selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang,” kata Rio kepada JatimTIMES.

Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan memilih jalur alternatif untuk menghindari titik-titik rawan kemacetan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis arus lalu lintas selama libur Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman,” tutup Rio, Selasa (17/3/2026).