MoU dengan Dinas Pendidikan Jatim, Bank Jatim Launching JConnect Edu

Editor

Yunan Helmy

22 - Apr - 2026, 06:19

MoU Bank Jatim dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur.


 

JATIMTIMES - Dalam rangka mendukung dunia pendidikan di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) me-launching JConnect Edu. Launching itu dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan Bank Jatim tentang Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah. 

Bertempat di Hotel Platinum Surabaya, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, dan seluruh jajaran direksi Bank Jatim. 

Winardi menjelaskan, JConnect Edu merupakan aplikasi Bank Jatim yang dirancang untuk mendudukung Pendidikan di Jawa Timur mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi transaksi pembayaran biaya pendidikan melalui virtual account maupun QRIS dan melakukan pengelolaan data keuangan serta administrasi di lembaga pendidikan. 

”Pendidikan adalah fondasi utama untuk kemajuan Jawa Timur. Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur memiliki tanggung jawab untuk turut serta mendukung ekosistem pendidikan. Karena itulah, hari ini menjadi momentum penting bagi kami meluncurkan layanan JConnect Edu, sebuah platform digital terintegrasi yang kami dedikasikan untuk dunia Pendidikan,” terangnya. 

Adapun JConnect Edu bisa diakses untuk wali murid guna mendapatkan informasi sekolah (seperti pembayaran biaya pendidikan, kegiatan sekolah seperti absensi siswa, jadwal pelajaran, hingga jadwal guru). Sehingga, menurut Winardi,  JConnect Edu diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi administrasi pendidikan, memberikan solusi yang user-friendly, dan kemudahan akses. 

”Jadi, sekolah tidak perlu membangun sistem sendiri. Tagihan, absensi, tugas, hingga komunikasi dengan orang tua dapat terintegrasi dalam satu aplikasi. Kemudian bagi wali murid, akan memberikan kemudahan dan fleksibilitas pembayaran pendidikan dari saluran perbankan,” tegasnya. 

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim kembali dipercaya menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi jenjang sekolah luar biasa, sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan negeri dan swasta di Jawa Timur. 

”Sebagaimana dana yang telah disalurkan sebelumnya, kami senantiasa berkomitmen agar dana ini tersalurkan dengan baik. Kami siap mendampingi penyaluran Dana BOS melalui seluruh jaringan kantor Bank Jatim dan mengawal agar memberikan dampak maksimal bagi pendidikan,” paparnya. 

Sementara itu, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan pendidikan yang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurut dia, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan layanan pendidikan berjalan efektif dan efisien. 

”Kami berharap dengan adanya sinergitas ini dapat memberikan kemudahan bagi pihak sekolah dalam mengelola anggaran secara real-time, sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan,” ungkapnya. 

Aries juga mengatakan, terdapat manfaat PKS dengan Bank Jatim. Antara lain kerja sama dalam penyaluran BOSP, mendukung system pembayaran non tunai (cashless), memastikan pengelolaan dana lebih modern dan terintegrasi, serta bagian dari transformasi digital sektor pendidikan. 

”Karena seperti kita ketahui bersama bahwa dengan sistem non-tunai keamanan dana lebih terjamin, meminimalisasi penyalahgunaan anggaran, serta mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah,” tutupnya.