Miris, Grup WhatsApp Anak SD Diduga Bahas Video Porno

25 - May - 2026, 07:30

Kolase tangkapan layar grup WA anak SD diduga bahas video porno. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Sebuah unggahan di media sosial mendadak viral setelah memperlihatkan isi percakapan grup WhatsApp yang diduga berisi anak-anak usia sekolah dasar (SD) membahas video dewasa secara terbuka. Konten tersebut langsung menuai beragam respons warganet dan para orang tua terkait penggunaan gawai pada anak.

Video yang beredar memperlihatkan konten kreator Awam Prakoso yang menyuarakan keresahannya usai melihat isi obrolan dalam grup WhatsApp yang diunggah akun Threads @/apriapria. Ia menyebut kondisi itu sebagai situasi yang “darurat” karena anak-anak dinilai sudah terpapar konten dewasa sejak dini.

Baca Juga : NIEMA Luncurkan Video Klip Berbasis AI Pertama di Malang Raya Lewat Lagu M_I_A_W

“Ini darurat, darurat banget. Anak SD saling kirim link video porno membahas hal dewasa secara gamblang, dibikin candaan yang bikin kita orang tua itu terpukul,” ucapnya dalam video.

Ia juga meminta para orang tua lebih aktif mengawasi penggunaan ponsel anak, termasuk memeriksa isi grup percakapan dan riwayat tontonan mereka.

“Please orang tua, bapak ibu sebisa mungkin, perlahan tapi tegas, cek HP anak-anak kita yang dikunci, minta dibuka, jadikan pin bersama, jangan ada yang ditutup-tutupin,” katanya.

Menurutnya, pengawasan orang tua tidak cukup hanya fokus pada nilai sekolah atau tugas akademik anak. Aktivitas digital mereka juga perlu diperhatikan.

“Jangan hanya sibuk ngecek nilai tugas dan raportnya saja, tapi HP juga harus dicek historinya, grupnya, kenali tontonan dan perkawanannya,” lanjutnya.

Ia pun mengingatkan bahwa peran orang tua sangat penting di tengah derasnya paparan konten digital yang mudah diakses anak-anak.

“Karena kalau orang tua nggak masuk duluan, layar yang akan mendidik mereka. Percaya deh, yang dipertaruhkan itu bukan hanya masa kecil anak, tapi kelak cara berpikir mereka, batas tubuh mereka, relasi mereka, masa depan mereka,” ujarnya.

Dalam tangkapan layar yang ikut ditampilkan di video, terlihat sebuah WhatsApp Group dengan judul 6B, diduga kelas 6 B.

Dalam percakapan, tampak seorang anggota grup mengirimkan tautan diduga video porno dibagikan ke grup WhatsApp tersebut. Beberapa anggota grup kemudian menuliskan komentar bernada candaan terkait isi video.

Menit ke-21 mantep lur,” tulis salah satu anggota grup.

Kau mau sama adit,” kata anggota lainnya.

Ada pula komentar lain yang membuat warganet semakin prihatin. 

Muncrat-muncrat banyak,”

Gaya helikopter berarti burungnya muter-muter,”

Unggahan tersebut langsung menuai banyak respons dari netizen.

"Yang ga kalah penting bangun komunikasi terbuka sejak awal, berusaha memenuhi rasa ingin tahu anak yg besar tanpa membuatnya merasa bersalah hingga tak berani bercerita dan bangun koneksi sebelum koreksi," @galuhkenconowu***. 

"Plis berlakukan lagi no gadget di sekolah jangan kita sibuk melarang gadget di rumah, malah di sekolah belajar pake gadget," @smoch***. 

Baca Juga : Isu Sertifikat Imunisasi Jadi Syarat Masuk TK hingga SD di Situbondo Tuai Keresahan Warga, Berikut Penjelasan Dinas Terkait

"Ini sih rahasia umum... TERUTAMA ANAK2 YG SUDAH DI KASIH HP PRIBADI, DAN ORTUNYA GA BOLEH AKSES HPNYA SAMA SEKALI. Inilah alasanku aku tidak kasih hp pribadi ke anakku... Kalaupun mau pake, ya minjem punyaku (dengan batas waktu). Krn memang se mengerikan itu pergaulan sekarang. Masih SD banyak yg spt itu. Naudzubillah. Yuk bunda, batasi hp anak2nya dan selalu cek. Kalau mereka merasa hp nya 'privasi' itu hanya alibi," @afida_fa***.