Ansor Jatim dan Kanwil DJP Jatim I Kerja Sama Literasi dan Penguatan Kepatuhan Perpajakan
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
14 - Jul - 2026, 04:32
JATIMTIMES - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I resmi memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi perpajakan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Edukasi dan Pendampingan Administrasi Perpajakan dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Perpajakan.
Penandatanganan perjanjian dilaksanakan pada Selasa (14/7) di Kantor Kanwil DJP Jawa Timur I, Jalan Jagir Wonokromo No. 104 Surabaya. Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Ir. Max Darmawan, M.Tax., bersama Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, S.H., M.H.
Baca Juga : Program Ketuk Pintu Langit, Pegadaian Surabaya Salurkan 14.000 Paket Makanan
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam membangun budaya sadar pajak melalui pendekatan edukatif. Kedua belah pihak berkomitmen menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan pemahaman perpajakan bagi kader GP Ansor, pelaku UMKM, dan badan usaha di lingkungan organisasi.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan edukasi dan sosialisasi perpajakan, pendampingan administrasi perpajakan, serta berbagai kegiatan kolaboratif yang bertujuan memperkuat literasi perpajakan sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menyampaikan bahwa literasi perpajakan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar hukum dan memiliki tanggung jawab sebagai warga negara.
"Kesadaran membayar pajak tidak lahir karena adanya sanksi, tetapi tumbuh dari pemahaman. Karena itu, literasi perpajakan harus menjadi gerakan bersama agar masyarakat memahami bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa," ujar Musaffa.
Menurutnya, GP Ansor memiliki jaringan organisasi yang luas hingga tingkat desa, sehingga memiliki posisi strategis untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai perpajakan kepada masyarakat.
"Kami ingin kader Ansor menjadi bagian dari solusi. Mereka tidak hanya menjadi warga negara yang patuh pajak, tetapi juga mampu menjadi penggerak literasi perpajakan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, kepatuhan perpajakan dapat tumbuh sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban administratif," tambahnya.
Baca Juga : Dinkes Kota Batu Tekan Stunting Lewat Intervensi Gizi dan Layanan ILP, Posyandu di Sisir Capai Zero Kasus
Musaffa juga menegaskan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat langsung bagi kader yang bergerak di sektor usaha, khususnya UMKM. Melalui edukasi dan pendampingan administrasi perpajakan, para pelaku usaha diharapkan memiliki tata kelola yang lebih baik, meningkatkan kredibilitas usahanya, serta mampu berkembang secara berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, Kanwil DJP Jawa Timur I akan memberikan dukungan berupa edukasi, sosialisasi, konsultasi, serta pendampingan administrasi perpajakan. Sementara itu, PW GP Ansor Jawa Timur akan mengoptimalkan seluruh jejaring organisasi untuk memperluas jangkauan program hingga ke tingkat cabang, anak cabang, dan ranting.
Bagi PW GP Ansor Jawa Timur, penguatan literasi perpajakan merupakan bagian dari ikhtiar membangun kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki kapasitas tata kelola yang baik, serta mampu berkontribusi dalam penguatan ekonomi nasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya ekosistem masyarakat yang semakin sadar pajak, tertib administrasi, dan memiliki semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Indonesia.
