Bupati Sampang Resmikan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, Tegaskan Dukungan Penuh Program Presiden Prabowo
Reporter
Abd Syukur
Editor
Nurlayla Ratri
01 - Aug - 2026, 11:14
JATIMTIMES - Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menghadiri kegiatan Open House sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang yang merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan.
Baca Juga : Bupati Yani Tegaskan Gresik Tak Hanya Kejar Investasi
Ia menegaskan pemerintah daerah siap mengambil peran aktif agar program tersebut dapat berjalan sesuai tujuan.
"Kami siap mendukung seluruh program pemerintah pusat selama itu program atas dasar kepedulian kepada masyarakat Madura khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Pemerintah daerah siap untuk membantu itu," tegas Bupati Sampang.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Sampang menghibahkan lahan seluas 10,3 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang. Lahan yang sebelumnya direncanakan menjadi lokasi pembangunan stadion kabupaten tersebut dialihkan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan gratis yang berkualitas.
Bupati menjelaskan keputusan tersebut diambil karena keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam membiayai pembangunan daerah secara mandiri. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.
Ia berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang mampu menjadi contoh pendidikan yang inklusif dan melahirkan sumber daya manusia berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Semoga program ini berjalan dengan sukses menjadi contoh pendidikan inklusif yang berkualitas dan melahirkan SDM unggul menuju Visi Indonesia Emas Tahun 2045," ungkapnya.
Acara itu juga dihadiri Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Ketua DPRD Sampang, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) IV Pamekasan, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Madura, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang, serta seluruh camat se-Kabupaten Sampang.
