Piala Gubernur Berujung Kerusuhan Suporter di Blitar, Khofifah Siap Tanggung Jawab | Bondowoso TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Piala Gubernur Berujung Kerusuhan Suporter di Blitar, Khofifah Siap Tanggung Jawab

Feb 19, 2020 16:13
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai sejumlah awak media di Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai sejumlah awak media di Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merasa prihatin atas insiden kerusuhan suporter di Blitar. Ia berjanji bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi di bumi Bung Karno itu.

Khofifah menyampaikan permintaan maaf atas insiden kerusuhan saat laga semifinal antara Persebaya melawan Arema pada Selasa (18/2) kemarin. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi acara Bupati Melayani Warga (Bulaga) di Jombang, Rabu (19/2).

"Saya pasti prihatin atas insiden itu. Harapan saya seharusnya semua warga bisa berkesempatan menikmati sebuah laga yang berkualitas, tapi itulah yang terjadi. Sekali lagi kami minta maaf kepada masyarakat Jawa Timur dan masyarakat Blitar atas insiden yang kita semua tidak inginkan itu," ujarnya.

Insiden kerusuhan suporter di Blitar ini mengakibatkan sejumlah sepeda motor dan mobil dibakar oleh oknum suporter bola salah satu klub. Namun untuk memastikan total kerugian yang menimpa warga Blitar, Khofifah telah memerintahkan pihak Kesbangpol Provinsi Jatim untuk mengidentifikasinya.

Ditegaskan Khofifah, pihak Pemprov akan bertanggungjawab atas seluruh kerugian yang terjadi akibat kerusuhan suporter di Blitar itu. "Dalam posisi ini, Pemprov akan bertanggung jawab. Tapi kalau ada yang melakukan hal-hal yang akhirnya mengganggu dan terjadinya insiden, kita serahkan pada aparat penegak hukum," kata Khofifah.

Sementara, Khofifah juga menyayangkan kerusuhan tersebut terjadi. Pasalnya, hasil keputusan bersama yang melibatkan Panpel (panitia penyelenggara) serta jajaran Polda Jawa Timur, memutuskan laga tersebut tanpa penonton.

Namun, ia menilai keamanan yang diterapkan di Blitar sudah cukup baik. Khofifah juga mengapresiasi kinerja polisi dan TNI di lokasi. "Keamanannya cukup baik sampai dibuat beberapa barikade. Ring satu jaraknya sampai mana, ring dua berapa meter semuanya sudah sesuai prosedur. Jadi yang harus digarisbawahi yakni keputusan bersama itu," pungkasnya.(*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya