Adu Mulut Habib Rizeq vs Jaksa di Persidangan yang Buat Hakim Turun Tangan | Bondowoso TIMES

Adu Mulut Habib Rizeq vs Jaksa di Persidangan yang Buat Hakim Turun Tangan

Apr 23, 2021 06:48
Habib Rizieq (Foto: Viva)
Habib Rizieq (Foto: Viva)

INDONESIATIMES - Sidang kasus kerumunan Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq kembali digelar pada Kamis (23/4/2021) di Pengadilan Negeri jakarta Timur. Lagi-lagi, persidangan tersebut diwarnai aksi adu mulut antara terdakwa Habib Rizieq dan jaksa penuntut umum (JPU). 

Perdebatan itu berawal saat Rizieq memberikan sejumlah pertanyaan kepada saksi yang hadir. Rizieq mulanya menyebut pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara di Petamburan adalah kriminalisasi. 

Baca Juga : Edarkan Sabu, Remaja Asal Karangwaru Ditangkap Dijalanan Desa Ringinpitu

"Saya mohon maaf ke Pak Arifin. Walaupun Anda kasatpol PP DKI sudah melakukan prosedur dengan bagus, tapi Anda harus hadir di sidang ini. Perlu Anda tahu bukan saya yang hadirkan Anda di sini, tapi jaksa menghadirkan Anda di sini karena pelanggaran protkes yang ada di Petamburan dikriminalisasikan," ujarnya di persidangan. 

Sebelum bertanya, salah stau pentolan FPI itu mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya tengah dikiriminalisasi. Hal ini lantas memancing perhatian jaksa. "Kami bisa bantah. Jangan keluar kalimat kriminalisasi," ucap jaksa.

"Lho, memang ini kriminalisasi. Soal ada kriminalisasi atau tidak, nanti majelis hakim yang memutuskan di akhir," timpal Rizieq.

Perdebatan itu pun terus berlanjut hingga membuat hakim ketua Suparman Nyompa turun tangan. Suparman terdengar mengetukkan palu sekali untuk meredam keributan keduanya.

Suparman meminta Rizieq dan jaksa tak lagi berdebat. Ia juga meminta jaksa tidak memotong pernyataan yang disampaikan Rizieq. 

"Sudah sudah, tunggu dulu. Sudah ah. Ini puasa pula, kenapa ribut begini. Bertanyalah dengan baik. Saya minta penuntut umum waktu bertanya tidak dipotong, jangan dipotong. Ini dipotong sehingga terpancing juga," ujar hakim.

Lebih lanjut, Rizieq juga mendebat jaksa usai dituding menggiring pernyataan saksi Kasatpol PP DKI Arifin. Ia menyebut jaksa telah memidanakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat.

Rizieq menanyakan Arifin soal ada-tidaknya pelanggaran protokol kesehatan covid-19 yang dibawa sampai ranah persidangan. Oleh jaksa, pertanyaan ini disebut mengarahkan pernyataan saksi.

"Selain Petamburan, ada nggak setahu Anda prokes-prokes yang dibawa ke pengadilan?" tanya Rizieq dan dijawab 'tidak ada' oleh Arifin dalam sidang tersebut.

Jaksa lantas mengajukan keberatan atas pertanyaan Rizieq itu. Jaksa justru menuding Rizieq telah menggiring pernyataan saksi. "Izin majelis, kami keberatan karena terdakwa telah mengarahkan, mengiring dari saksi," ucap jaksa.

Baca Juga : Pencuri Sandal di Masjid Depan Rumah Dinas Kapolres Lumajang Terekam CCTV

Tak terima disebut menggiring saksi dan menyebut dirinya hanya menanyakan fakta, Rizieq berbalik menuding jaksa sudah memidanakan acara Maulid Nabi Muhammad di Petamburan. "Ini sudah pengarahan dan penggiringan dan ini dilarang di KUHAP. Mohon majelis membatasi," ucap jaksa.

"Anda memidanakan Maulid Nabi. Itu Anda khawatir. Anda khawatir, Anda ketakutan. Jangan Maulid Nabi Anda pidanakan, tidak ada prokes lain dipidanakan. Jadi, Anda yang sudah memidanakan Maulid Nabi," ucap  Rizieq dengan nada tinggi.

Mendengar itu, Suparman kembali mencoba menghentikan perdebatan. Hakim menilai pertanyaan Rizieq masih wajar sehingga untuk tidak dipotong jaksa. "Menggiring kan dilarang. Bertanya seperti tadi masih normal," ucap hakim.

Perdebatan kembali terjadi saat Rizieq menyinggung jaksa takut rahasianya terbongkar karena dituduh memidanakan acara Maulid Nabi. Hakim lantas kembali meminta agar kedua belah pihak bertanya dengan cara yang beradab.

"Saya mohon maaf majelis hakim kalau barusan ada sedikit emosi. Sebetulnya saya nggak boleh emosi begitu. Tapi mungkin jaksa khawatir rahasianya kebongkar," ucap  Rizieq lagi. 

"Kita nggak takut!" ucap jaksa. "Anda takut. Anda takut Anda kebongkar. Saya tidak cabut itu kata-kata ini," ucap Rizieq sambil berdiri.

"Saya ingin cara yang beradab ini peradilan. Ini jadi pertimbangan majelis hakim ya," ujar hakim.

Topik
Sidang Habib Rizieq Kasus Habib Rizieq

Berita Lainnya