Pemkab Bondowoso Bentuk Satgas untuk Atasi Kelangkaan Gas Elpiji | Bondowoso TIMES

Pemkab Bondowoso Bentuk Satgas untuk Atasi Kelangkaan Gas Elpiji

Apr 23, 2021 15:26
Pj Sekda Bondowoso Soekaryo (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)
Pj Sekda Bondowoso Soekaryo (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

BONDOWOSOTIMES - Pemkab Bondowoso terus memasifkan peran Satuan Tugas (Satgas) dalam mengatasi kelangkaan gas elpiji 3Kg. Pj Sekretaris Daerah Bondowoso Soekaryo mengatakan, satgas tersebut nantinya yang berwenang melakukan penindakan bagi para oknum yang melakukan kesalahan seperti penimbunan. "Ini upaya Pemkab menanggulangi kelangkaan LPG 3 kg," ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah media di kantornya, Jumat (23/4/2021).

Selain membentuk satgas, dalam mengantisipasi kelangkaan gas bersubsidi tersebut, pihaknya juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada agen-agen yang tersebar di seluruh Bondowoso. "Pasti, nantinya kita akan melakukan sidak bersama tim,"ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Salwa Janji Naikkan Insentif Guru Ngaji di Bondowoso

Soekaryo menambahkan, pihaknya telah memanggil semua distributor, berserta agen agar kelangkaan gas bersubsidi tidak terulang kembali dan menjadi keluhan masyarakat disetiap tahunnya.

"Karena bulan puasa ini memang fluktuasi pemakaiannya naik. Biasanya masyarakat tidak buat kue, bulan puasa banyak yang buat kue, sehingga kebutuhan Gas LPG 3 kg ini tinggi,"katanya.

Sementara itu, dikonfirmasi ditempat berbeda, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso, Aris  Wasiyanto, menerangkan, selain dibentuknya satgas, Pemkab juga menerbitkan kartu kendali yang bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan gas bersubsidi 3 kg supaya tepat sasaran. 

Kartu kendali nantinya, kata Aris, akan diberikan kepada masyarakat miskin penerima bantuan sosial berdasarkan data dari Dinas Sosial setempat. 

Baca Juga : Korsleting Listrik, Rumah Teman Lama Bupati Tulungagung Ludes Terbakar

Selain itu, kartu kendali juga berfungsi untuk mengurangi jumlah pengecer yang diduga menjadi penyebab kelangkaan. "Perlu ada pembatasan. Masyarakat hanya boleh beli dua atau tiga tabung. Sehingga tidak seperti sekarang beli sampai 20-30 tabung. Kasihan masyarakat yang lebih berhak lah tidak kebagian," katanya.

Diharapkan, dengan adanya kartu kendali dan rayonisasi pendistribusian mampu menanggulangi kelangkaan gas bersubsidi. Pasalnya, kartu kendali itu akan bersifat wajib bagi pembeli agar menyerahkannya kepada pangkalan sebelum membeli gas bersubsidi.

Topik
Berita Bondowoso Gas Melon Langka soekarya

Berita Lainnya