Jatim Times Network Logo
29/01/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Tanggapi Kebebasan Jerinx SID, Ketua IDI: Manusia Saling Membutuhkan Satu Sama Lain

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Yunan Helmy

09 - Jun - 2021, 08:30

Ketua PB IDI Daeng M. Faqih. (Foto: Marzuki/SurabayaTIMES)
Ketua PB IDI Daeng M. Faqih. (Foto: Marzuki/SurabayaTIMES)

SURABAYATIMES - I Gede Ari Astina alias Jerinx, drumer grup band Superman is Dead (SID), baru saja dinyatakan bebas. Jerinx  bisa keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, Badung, Bali, Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya, Jerinx mendekam di penjara selama 10 bulan. Dia dihukum karena unggahan di media sosial yang menyebut IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sebagai "kacung" Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga : Tidak Relevan dengan Zaman, Nasdem Dorong Revisi Undang-Undang Pendidikan Kedokteran

Menanggapi kebebasan Jerinx, Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Daeng M. Faqih berharap agar Jerinx  bisa saling menghargai antarsesama. Daeng menyebut Indonesia adalah negara yang menjunjung demokrasi.

Meski mengaku belum mendengar dan baru mendapat informasi saat ada pertanyaan dari wartawan terkait bebasnya Jerinx dari lapas, Daeng melontarkan saran agar Jerinx mengedepankan rasa saling menghormati.

Menurut dia, manusia tidak bisa bertindak sendiri, tetapi saling membutuhkan. "Seluruh manusia itu saling membutuhkan satu sama lain. Jika dia (Jerinx) sakit, tentu tenaga kesehatan yang memberi pelayanan. Kita ini makhluk sosial yang saling membutuhkan. Para dokter, nakes kalau nggak kerja sama dengan masyarakat, siapa yang mau dilayani? Itu kuncinya, titipan saya ke Jerinx dan nakes kalimat itu," katanya usai mengikuti acara Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Timur yang mengangkat tema 'Restorasi Humanisme Pendidikan Kedokteran' di Hall lantai III DPW Nasdem Jatim di Surabaya, Selasa (8/6/2021).

Daeng melanjutkan, menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum reda, semua pihak harus bekerja sama. Tidak bisa tenaga kesehatan dibenturkan dengan masyarakat.

Baca Juga : Terima Kunjungan Kepala BMKG, Wali Kota Blitar Segera Perkuat Mitigasi Bencana

"Mari saling memahami, menghargai, agar tidak ada benturan seperti kasus yang pernah terjadi itu," pintanya. Ditambahkan, penyadaran kepada semua pihak harus terus ditumbuhkan serta perlunya saling menghargai.

 


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Yunan Helmy