Akibat Diguyur Hujan Semalaman, Banjir Landa Banyuwangi  | Bondowoso TIMES

Akibat Diguyur Hujan Semalaman, Banjir Landa Banyuwangi 

Jun 17, 2021 19:02
dr Bobby dari PKM Licin saat menangani korban tanah longsor  di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi (Istimewa)
dr Bobby dari PKM Licin saat menangani korban tanah longsor di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi (Istimewa)

BANYUWANGITIMES - Hujan lebat yang mengguyur semalaman telah  mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Akibat bencana banjir tersebut sebagian warga tidak dapat tidur lantaran ketinggian banjir sepinggang orang dewasa. Banjir juga membuat aktivitas warga lumpuh bahkan ada warga yang meninggal dunia di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Kamis (17/6/2021).

Menurut Danisworo Camat Muncar, banjir yang melanda 5 desa di wilayah kerjanya yakni, Desa Tembokrejo, Kedungrejo, Kedungringin, Sumberberas dan Wringin putih. 

Baca Juga : Peduli Sosial, Baguna PDI P Tulungagung Benahi Rumah Warga Korban Bencana Alam

"Yang terparah di Desa Wringin putih. Selain menggenangi rumah warga, luapan air hujan juga merendam area persawahan. Setelah semalaman saat ini luapan air sudah mulai berangsur surut," jelasnya.

Hariati, warga Dusun Kabat Mantren Rt 05 Rw 05, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar menuturkan, hujan mulai turun sekitar pukul 21.00 WIB. Intensitas hujan di hari Rabu (16/6/2021) malam cukup lebat. Air mulai menggenangi rumah-rumah warga mulai sekitar Pukul 00.00 WIB.

Karena ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa, lanjutnya semua barang rumah tangga seperti meja, kursi dan kasur terendam air. Akibatnya semalaman warga tidak dapat tidur. Baru pagi harinya setelah air surut warga yang terdampak banjir mulai membersihkan rumahnya.

"Ini banjir terparah dari banjir-banjir yang pernah melanda Wringinputih. Dari bencana ini tidak ada korban jiwa, hanya saja ada beberapa bangunan pagar rumah yang rusak  akibat derasnya air," terang Hariati.

Selanjutnya dia menuturkan, tingginya genangan air yang terjadi,  selain derasnya hujan juga akibat meluapnya Sungai Tojo. Pemerintah daerah dan pemerintah desa sebenarnya sudah melakukan antisipasi dengan cara melakukan penyudetan dan normalisasi sungai tersebut. Bahkan tahun 2021 juga dilakukan program pengerukan sedalam 1,5 meter dan penyudetan oleh pihak PU Pengairan di perbatasan Kedungringin - Wringinputih.

"Antisipasi sebenarnya sudah dilakukan oleh pemerintah, akan tetapi banjir masih juga melanda wilayah kami. Kondisi terparah di RW 05 Dusun Kabat Mantren. Kami berharap ada bantuan untuk warga yang terdampak banjir," harapnya.

Sementara di Desa Pakel, Kecamatan Licin, sekitar pukul 22.00 WIB Rabu (16/6/ 2021) terjadi hujan deras disertai angin kencang. Kemudian sekitar pukul 02.00 WIB Kepala Desa Pakel mendapat laporan warga bahwa telah terjadi bencana tanah longsor dan  selanjutnya dilaporkan ke Polsek Licin

Baca Juga : Bupati Banyuwangi Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020

Selanjutnya sekitar pukul 04.15 WIB, aparat  Polsek Licin tiba di lokasi kejadian setelah sebelumnya terhalang beberapa lokasi longsor dengan skala kecil termasuk pohon tumbang selama perjalanan. Kemudian bersama masyarakat sekitar melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terutama kepada korban selamat sebanyak 6 orang. Ada informasi bahwa masih ada 1 warga  atas nama Ardiansyah belum ditemukan.

Selanjutnya, korban atas nama Ardiansyah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh petugas kepolisian, petugas kesehatan dan dibantu warga. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr Setya Medika dari PKM Licin, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

“Setelah mendapatkan informasi kami meninjau ke TKP untuk melakukan pemeriksaan langsung pada korban meninggal dunia dan melakukan pertolongan pada warga yang mengalami luka ke PKM Licin,”jelas dr Setya Medika yang akrab disapa dr Bobby tersebut.

Dalam melakukan penanganan korban tanah longsor, petugas kesehatan bersama pihak Polsek Licin, Kepala Desa Pakel dan tokoh masyarakat mendatangi langsung lokasi musibah longsor dan mengevakuasi korban meninggal dunia di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin Banyuwangi.

Kemudian berdasarkan pengamatan di lapangan sampai dengan Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 17.00 WIB di sekitar kecamatan Kota Banyuwangi sebagian wilayah terlihat kotor bekas genangan air dan lumpur serta kotoran yang terbawa air dan belum tuntas dibersihkan  oleh petugas.

Topik
banjir banyuwangi lokasi banjir di banyuwangi camat muncar bencana alam banjir

Berita Lainnya