Kecamatan Curahdami Gelar Festival Lansia, Bupati Salwa: Sebagai Wujud Perhatian | Bondowoso TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Kecamatan Curahdami Gelar Festival Lansia, Bupati Salwa: Sebagai Wujud Perhatian

May 27, 2022 16:48
Bupati Bondowoso Salwa Arifin saat memberikan sambutan (Foto: Abror Rosi/JatimTIMES)
Bupati Bondowoso Salwa Arifin saat memberikan sambutan (Foto: Abror Rosi/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kecamatan Curahdami, Bondowoso menggelar Festival Lansia, Jumat (27/5/2022). Festival dilakukan dalam rangka menyambut Hari Lanjut Usia Nasional 2022, serta memberikan ruang bagi warga yang sudah lansia (lanjut usia). 

Beragam kegiatan diselenggarakan. Diantaranya jalan-jalan sehat lansia, senam lansia, pemeriksaan kesehatan gratis, makan buah bersama. Penyelenggara juga menyediakan door prize bagi lansia. Bahkan juga terdapat game untuk mereka. Tampak para lansia tersebut ceria dan menikmati setiap kegiatan dengan suka cita.

Baca Juga : Dukung Gempur Rokok Ilegal, Camat Wlingi Optimistis DBCHT Sejahterakan Masyarakat

Kegiatan yang berlangsung di kantor Kecamatan Curahdami tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin. Bupati Salwa sangat mengapresiasi kegiatan tersebut lantaran sebagai bentuk perhatian kepada kelompok warga yang sudah lansia.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Karena manfaatnya luar biasa. Di mana selama ini lansia kurang perhatian. Tapi dengan ini, nampak pemerintah memberikan perhatian yang lebih baik," kata dia.

Menurutnya, program semacam ini bisa direplikasi oleh kecamatan yang lain. Kemudian nanti bisa menjadi program kabupaten. "Lansia butuh perhatian pemerintah, baik dari kesehatan dan sebagainya," imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. Mohammad Imron mengatakan, festival lansia ini bisa menjadi kegiatan tahunan. Bahkan di Kecamatan Curahdami ini kata dia, sudah ada inovasi namanya Rindu Dilan (Pemeriksaan Terpadu dan Deteksi Dini Pada Lansia).

"Tapi yang jelas ini akan kita replikasi kepada Puskesmas yang lain. Sehingga harapan bapak bupati nanti tercipta kecamatan ramah lansia. Kita mulai bertahap di tahun ini," kata dia.

Sementara Camat Curahdami, Saudia Yourdan Islami Taufik menjelaskan, kegiatan sederhana ini bisa mengangkat keberadaan lansia."Selama ini gembar-gembor posyandu balita semua. Tapi lansia baru ini kita up," jelas dia.

Bahkan pihaknya juga menyediakan stand produk UMKM yang 60 persen pekerjanya adalah lansia. Termasuk juga ada kesenian patrol yang dibawakan oleh lansia.

Baca Juga : Puncak Hari Jadi Lamongan 453, Bupati Yes Percepat Pembangunan Infrastruktur

"Itu semua jadi pemicu agar tahun depan kita bisa launching kecamatan ramah lansia," jelas mantan Sekretaris Camat Sempol ini.

Ia juga membeberkan, bahwa jumlah pra lansia (usia 45-59 tahun) di Kecamatan Curahdami sebanyak 4.500, lansia (usia 59-70 tahun) sebanyak 3.700 atau 1 persen dari jumlah penduduk Curahdami, dan lansia rentan (70 tahun lebih) sebanyak 800 orang.

"Mereka di-backup oleh 130 kader lansia, dengan 37 posyandu lansia. Empat posyandu sudah mandiri, 30 purnama, dan yang tiga madya masih. Statusnya ya," paparnya.

Festival Lansia di Curahdami ini sebenarnya berawal kegelisahan penanggung jawab lansia di 25 puskesmas di Kabupaten Bondowoso. Akhirnya muncullah kegiatan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kabupaten Bondowoso Bupati Bondowoso

Berita Lainnya