Simak Kisahnya, Sufi Ini Bisa Tahu Apa yang Akan Terjadi Hari Ini hingga Hari Kiamat | Bondowoso TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Simak Kisahnya, Sufi Ini Bisa Tahu Apa yang Akan Terjadi Hari Ini hingga Hari Kiamat

Jun 10, 2022 08:00
Ilustrasi sufi yang memiliki karomah luar biasa sehingga bisa mengetahui masa depan. (Ist)
Ilustrasi sufi yang memiliki karomah luar biasa sehingga bisa mengetahui masa depan. (Ist)

JATIMTIMES - Selain Syekh Abdul Qodir Al Jaelani, seorang wali yang pernah menyandang gelar Wali Quthub Al Aqthab  atau Wali Quthub Al Ghauts adalah Syaikh Abu Hasan As Syadzili. Beliau lahir di Ghumarah, Maroko, 593 H/1197.

Syaikh Abu Hasan As Syadzili memiliki karomah yang sangat istimewa. Bahkan membuat banyak orang merasa mustahil. 

Baca Juga : Cara Menggunakan Preset Alight Motion

Diolah dari channel Tafakkur Fiddin, Syaikh Abu Hasan As Syadzili  merupakan pendiri tarekat syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia. Beliau juga dipercaya oleh para pengikutnya sebagai salah satu keturunan Nabi Muhammad.

Sebagai seorang Wali Quthub, Syaikh Abu Hasan As Syadzili  dianugerahi beberapa karomah. Di antara karomah yang dimiliki adalah mampu memberi bantuan berupa rahmat dan pemeliharaan yang khusus dari Allah SWT. Kemudian, beliau mampu menggantikan Wali Quthub yang lain. 

Selanjutnya, Syaikh Abu Hasan As Syadzili mampu membantu malaikat memikul arsy. Beliau hatinya terbuka dari hakikat dzat Allah, disertai sifat-sifatnya.

Namun di antara karomahnya yang sangat luar biasa dan mungkin ditentang oleh kaum sebelah adalah anugerah yang membuatnya bisa mengetahui apa yang akan terjadi hingga hari kiamat. Tentang hal ini, Syaikh Abu Hasan As Syadzili pernah berkata, "Aku diberi tahu catatan muridku dan muridnya muridku. Semua sampai hari kiamat, yang lebarnya sejauh mata memandang. Semua itu mereka bebas jadi neraka. Jikalau lisanku tak terkendalikan oleh syariat, aku pasti bisa memberi tahu tentang kejadian apa saja yang akan terjadi besok sampai hari kiamat".

Apa yang menjadi anugerah Allah ini kepada Syaikh Abu Hasan As Syadzili tentunya sangatlah luar biasa. Walaupun mungkin akan ditentang oleh orang yang anti-tasawuf, karomah mengetahui hal yang akan terjadi di masa depan tidak mustahil diberikan Allah kepada walinya. 

Bahkan, seorang wali yang lain pernah berkata: "Jika tidak karena satu ayat dalam Alquran, maka aku akan mengatakan apa yang terjadi hari ini hingga hari kiamat. Ayat yang dimaksud terdapat dalam Surat Ar Ra'd, "Allah menghapus dan menetapkan apa yang dia kehendaki. Dan di sisinya terdapat Ummul kitab (Lauh Mahfuzh) (QS Ar Ra'd ayat 39).

Baca Juga : Solusi Penerangan saat Pemadaman Listrik, Graha Bangunan Hadirkan Lampu Emergency Hemat Energi

Maksud ayat ini menurut sebagian ahli tafsir adalah, Allah bisa saja dengan kehendaknya mengubah takdir yang telah ditentukan sebelumnya. Seperti orang yang bersilaturahmi dan gemar bersedekah, umurnya akan bertambah panjang. Atau karena berdoa, maka takdir seseorang bisa berubah. Sementara, untuk yang tidak bisa berubah hanya ketentuan yang di lauhul mahfudz karena hanya Allah yang tahu.

Terdapat doa dari Ali bin Abi Thalib, yang artinya: "Ya Allah, jika telah Engkau catat aku sebagai orang yang celaka,  maka hapuslah dan cacatlah aku sebagai orang yang beruntung. Dan jika Engkau telah catat aku sebagai orang yang beruntung, maka tetapkanlah catatan itu karena sesungguhnya Engkau punya kehendak untuk menghapus dan menetapkan catatan dan bagimu induk segala catatan."

Sementara itu, di sisi lain Syaikh Abu Hasan As Syadzili juga belajar terkait ilmu thariqah dan hakikat setelah matang dalam ilmu fikihnya. Bahkan, ia tak pernah terkalahkan setiap berdebat dengan ulama ahli fikih kala itu.

Dalam mempelajari ilmu hakikat, beliau juga berguru kepada Wali Quthub yang agung dan masyhur, yaitu Syekh Abdul Salam Ibnu Massyisy. Akhirnya beliaulah yang meneruskan Quyhubiyyah-nya dan menjadi imam Al Aulia'.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kisah seorang sufi Syaikh Abu Hasan As Syadzili

Berita Lainnya