Harga Cabai di Lumajang Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram | Bondowoso TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Harga Cabai di Lumajang Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Jun 13, 2022 17:49
Syaiful Rohman saat melayani pembelian cabai rawit merah ( Foto : Asmadi/JatimTIMES )
Syaiful Rohman saat melayani pembelian cabai rawit merah ( Foto : Asmadi/JatimTIMES )

JATIMTIMES – Akhirnya harga cabai rawit merah di Pasar Baru Lumajang mencapai Rp 100 ribu per kilogram (Kg) setelah sepekan kemarin berada dikisaran Rp 60 ribu per kg.

Sejumlah ibu-ibu di Pasar Baru Lumajang mengaku harus berkeliling pasar untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Namun hal itu tak banyak membantu, karena rata-rata untuk cabai rawit merah harganya memang dikisaran Rp 100 ribu. Bahkan sebagian ada yang menjualnya sampai Rp 110 ribu per kg.

Baca Juga : Harga Jual Cabai Tinggi, AACI Banyuwangi: Berkah Petani Setelah Pandemi

“Kita keliling cari harga yang lebih murah harganya. Tapi memang rata-rata antara Rp 100 ribu untuk cabai rawit merah,” kata Rani, salah seorang warga yang ditemui JatimTIMES di Pasar Baru Lumajang.

Satu-satunya jalan yang bisa dilakukan adalah mengurangi jumlah pembelian. Kalau sebelumnya masih harga Rp 20 ribu per kg, Rani membeli sampai 1 kg cabai rawit, kini terpaksa harus membagi uang belanjanya untuk kebutuhan lain dengan cara membeli dengan jumlah sedikit.

“Ya kita terpaksa mengurangi jumlah pembelian cabai. Atau memilih cabai yang hijau, walau pedasnya beda, tapi harganya sedikit lebih murah,” jelas Rani.

Syaiful Rahman, salah seorang pedagang cabai di Pasar Baru Lumajang kemudian merinci harga cabai yang saat ini berlaku. Untuk cabai rawit merah dijual Rp 100 ribu, sedangkan cabai hijau dijual dengan harga Rp 60 ribu.

Selain cabai hijau juga ada cabai putih yang bisa menjadi pilihan, karena harganya tidak semahal cabai rawit. Di Pasar Baru Lumajang cabai putih dijual dengan harga Rp 48 ribu per kg.

Baca Juga : Bupati Mak Rini Dorong Produk Lokal Mendunia, Kabupaten Blitar Sukses Ekspor Koi ke Malaysia Secara Mandiri

Syaiful Rahman menjelaskan, mahalnya harga cabai ini disebabkan pasokan cabai yang terus menurun ke Pasar Baru Lumajang. Dirinya khawatir jika minimnya pasokan cabai ke pasaran terus menurun hingga hari raya kurban yang akan datang. 

Sementara dari petani diperoleh informasi, jika curah hujan terus berlanjut maka kemungkinan pasokan cabai tidak akan meningkat karena banyaknya tanaman cabai yang rusak diguyur hujan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Harga Cabai harga cabai di lumajang

Berita Lainnya