Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Suriah Berganti Bendera Setelah Rezim Assad Runtuh, Ini Maknanya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

11 - Dec - 2024, 11:14

Placeholder
Bendera baru Suriah berkibar usai kejatuhan rezim Bashar Al Assad. (Foto dari CNN)

JATIMTIMES - Rezim Presiden Bashar Al-Assad runtuh setelah kelompok pemberontak Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) berhasil menguasai Suriah pada Minggu (8/12/2024).

Assad melarikan diri hingga akhirnya membuat kelompok pemberontak mengambil alih pemerintahannya.

Baca Juga : PM Malaysia Bungkam Soal Kontroversi Dokumen Tahanan Rumah Najib Razak

Setelah berhasil menguasai Suriah seutuhnya, pemimpin HTS, Abu Mohammed Al- Jolani berjanji akan membangun tanah air "untuk semua", termasuk semua sekte dan kelas sosial yang ada di Suriah.

"Orang-orang sudah kelelahan karena perang. Jadi negara ini belum siap untuk perang lagi dan tidak akan terlibat lagi," katanya saat memberikan pidato kemenangan di Masjid Umayyah, Damaskus dikutip dari Al-Arabiya. 

Tidak hanya itu, Julani juga berjanji akan mencapai tujuan warga Suriah untuk bebas.

“Kami terus bekerja dengan tekad untuk mencapai tujuan revolusi kami. Kami bertekad untuk menyelesaikan jalan yang telah kami mulai pada tahun 2011," tegasnya. 

Terutama mengedepankan hak-hak warga Suriah. "Kami tidak akan berhenti berjuang sampai semua hak rakyat Suriah yang hebat terjamin. Masa depan adalah milik kami dan kami sedang bergerak menuju kemenangan," jelasnya.

Kini, HTS membentangkan bendera baru dengan motif putih, hitam, dan hijau. Kemudian diberikan tiga bintang merah di bagian tengah.

Sebelumnya, bendera Suriah memiliki motif garis merah, putih, dan hitam. 

Arti bendera baru Suriah

Bendera yang dikibarkan oleh kelompok pemberontak ini merupakan versi modifikasi dari bendera kemerdekaan pertama yang digunakan pada 1932.

Pada tahun itu, Suriah baru saja memperoleh kemerdekaan dari Perancis. Oposisi kemudian memilih bendera ini untuk mewakili kemerdekaan dari rezim Assad. 

Baca Juga : Buntut Kontroversi Dowoon dan Desakan Keluar dari DAY6, JYP Langsung Bertindak Tegas

Selain itu, tiga persegi panjang berwarna hijau, putih, dan hitam di dalam bendera yang baru juga melambangkan kekhalifahan Islam yakni Rasyidin, Umayyah, dan Abbasiyah yang pernah berkuasa di Suriah. 

Bendera Suriah Sudah Dikibarkan di Beberapa Negara 

Sejumlah kedutaan besar di beberapa negara mulai melakukan pergantian bendera Suriah. Salah satunya adalah Kedutaan Besar Suriah di Indonesia. 

Kedutaan Besar Suriah di Indonesia mengganti bendera di halaman Facebooknya dengan bendera bintang tiga dan menuliskan kalimat persatuan. 

“Hari ini anda menulis halaman baru dalam sejarah Suriah, untuk membuat perjanjian dan pakta nasional yang menyatukan perkataan warga Suriah, menyatukan mereka dan tidak memecah belah, untuk membangun tanah air yang didominasi oleh keadilan dan kesetaraan di mana setiap orang menikmati semua hak dan kewajiban, jauh dari satu pendapat. Kewarganegaraan adalah fondasinya,” tulis Kedutaan Besar Suriah di Facebook dikutip pada Rabu (11/12/2024). 

Bendera baru tersebut juga langsung dikibarkan di Kedutaan Besar Suriah di Moskow, Rusia. Meskipun saat ini diketahui pemerintahan Rusia tengah memberikan perlindungan kepada Bashar Al-Assad dan keluarganya.


Topik

Internasional suriah presiden assad bendera suriah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana