Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ngabuburit di Kayutangan Heritage Diprediksi Membludak, Dishub Kota Malang Siap Sikat Parkir Liar

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

18 - Feb - 2026, 13:25

Placeholder
Gedung parkir Kayutangan Heritage (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang diproyeksikan menjadi magnet ngabuburit jelang waktu berbuka puasa pada Ramadan 2026. Lonjakan pengunjung yang diprediksi terjadi setiap sore membuat Dinas Perhubungan Kota Malang bersiap memperketat pengawasan, khususnya terhadap parkir sepeda motor di tepi jalan.

Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus memastikan wajah Kayutangan sebagai ikon wisata tetap tertata rapi dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga : Sempat Down, YouTube Sudah Bisa Diakses Kembali, Berikut Cara Atasi jika Masih Eror

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan kepadatan selama Ramadan, terutama yang beririsan dengan operasional pasar takjil. Beberapa ruas jalan yang dipantau antara lain Jalan Raya Sulfat, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Muharto, Jalan Veteran, Jalan Jakarta di belakang kampus UM, hingga kawasan Jalan Soekarno-Hatta. 

Selain titik-titik tersebut, kawasan Kayutangan Heritage menjadi perhatian khusus. Lokasinya yang berada di jantung kota dan memiliki daya tarik wisata membuat kawasan ini berpotensi dipadati warga yang ingin menikmati suasana sore sambil menunggu azan magrib. 

Widjaja menyampaikan bahwa personel Dishub bersama perangkat daerah terkait akan diterjunkan untuk melakukan pengawasan intensif. Penertiban difokuskan pada pelanggaran parkir sepeda motor di tepi jalan yang selama ini sudah dilarang. "Kami akan melakukan pengawasan agar tetap tertib lalu lintas. Tentu kami akan bersinergi dengan perangkat daerah terkait," ucapnya, Rabu (18/2/2026).

Ia juga mengimbau para pengunjung yang ingin ngabuburit di Kayutangan agar memanfaatkan Gedung Parkir Kayutangan yang telah tersedia. Fasilitas tersebut dibangun untuk menampung kendaraan sekaligus menata sistem parkir di kawasan heritage tersebut. "Kayutangan harus teratur. Mohon tidak memarkir sepeda motor di sembarang tempat. Kami sudah sediakan Gedung Parkir Kayutangan, silakan dimanfaatkan," tuturnya.

Widjaja mengakui, meski larangan parkir di tepi jalan sudah diberlakukan, masih ditemukan pelanggaran. Bahkan pada akhir pekan lalu, petugas mengangkut puluhan sepeda motor yang parkir di zona terlarang sebagai bentuk penindakan sekaligus edukasi kepada masyarakat. "Kemarin ada puluhan motor, itu memang mereka melanggar aturan sehingga kami tindak sebagai bahan edukasi kepada masyarakat luas," ujarnya.

Baca Juga : Daftar Lengkap 44 Paket Bukber Hotel di Malang Raya 2026, Harga Mulai Rp 70 Ribu hingga Rp 299 Ribu per Orang

Menurutnya, meningkatnya kunjungan ke Kayutangan Heritage sebagai ikon wisata Kota Malang memang tak terelakkan. Namun, kemacetan dan semrawutnya parkir tidak boleh menjadi konsekuensi yang dibiarkan.

Dishub pun berkomitmen terus melakukan edukasi guna menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas. Khususnya di kawasan strategis yang menjadi kebanggaan Kota Malang tersebut. "Kami akan terus melakukan edukasi untuk membudayakan ketaatan berlalu lintas di kawasan Kayutangan," tandasnya.


Topik

Peristiwa kayutangan heritage ngabuburit ramadan 2026 widjaja saleh putra



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa