JATIMTIMES - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang tahun ini tak sekadar seremoni. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang justru menyiapkan “kado” istimewa.
Yakni berupa peluncuran Monumen Tugu Kota Media Art UNESCO yang digadang-gadang menjadi simbol baru kebanggaan kota.
Baca Juga : Dukung Penataan Pemkot Surabaya, Dewan Kebudayaan Adalah Ruang Kolaborasi dan Bukan Eliminasi
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa monumen tersebut sebenarnya sudah siap diluncurkan sejak Februari lalu.
Namun, pemkot memilih menahan momentum agar peluncurannya bertepatan dengan hari jadi Kota Malang pada Rabu (1/4/2026) mendatang.
“Memang sengaja kami launching saat HUT, supaya lebih bermakna,” ujar Wahyu.
Monumen ini menjadi spesial karena merupakan penanda status Kota Malang sebagai bagian dari jaringan kota kreatif dunia di bidang media art yang telah ditetapkan UNESCO.
Tak hanya itu, peluncuran monumen ini juga disebut sebagai yang pertama di kawasan Asia Tenggara.
Rencananya, monumen tersebut akan ditempatkan di sisi selatan Alun-Alun Merdeka, tepatnya di area dekat playground, sehingga mudah diakses dan dinikmati masyarakat luas.
Wahyu berharap, kehadiran monumen ini tak hanya menjadi ikon baru kota, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga warga sekaligus memperkuat identitas Malang sebagai kota kreatif berkelas dunia.
Baca Juga : Sektor MICE Memucat Imbas Efisiensi, Target Pajak Hotel di Kota Batu Ikut Terkoreksi
Di sisi lain, berbeda dengan kemegahan monumen yang diluncurkan, perayaan HUT ke-112 justru dikemas secara sederhana.
Pemkot Malang memastikan tidak ada pesta berlebihan dalam resepsi peringatan yang akan digelar di Gedung Cendrawasih.
“Konsepnya sederhana, tidak hura-hura. Disesuaikan dengan tema Kota Malang,” pungkas Wahyu.
Sebagai informasi, sejumlah event juga akan digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota Malang.
