Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kronologi Pernikahan Kasus Suamiku Ternyata Perempuan Versi Yupi Rere, Mulai Finansial hingga Berujung Saling Lapor Polisi

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

09 - Apr - 2026, 19:48

Placeholder
Prosesi pernikahan siri yang dilakukan antara Yupi Rere alias Erfastino Reynaldi Malawat dengan Intan Anggraeni pada 3 April 2026 (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Rangkaian peristiwa di balik pernikahan Yupi Rere (36) dengan Intan Anggraeni (27) mulai terkuak. Hubungan keduanya disebut berjalan cepat sejak perkenalan hingga berujung pada pernikahan siri yang kini memicu polemik.

Yupi yang sebelumnya dikenal sebagai Erfastino Reynaldi Malawat mengungkap, awal perkenalan terjadi pada Februari di sebuah tempat hiburan malam di Kota Batu. Dari pertemuan tersebut, hubungan keduanya berlanjut semakin dekat. Seiring berjalannya waktu, Yupi mengaku mulai memenuhi berbagai kebutuhan Intan, termasuk membantu persoalan finansial hingga lingkungan terdekatnya.

Baca Juga : Dugaan Pencemaran Nama Baik, Wanita Asal Kembangbahu Dilaporkan ke Polisi

“Iya Februari awal kalau nggak salah ya (kenal awalnya, red). Terus kasih (uang, red) orang tuanya juga iya, mau liburan ke mana pun tak turutin sampai saudaranya, tetangganya, temen-temennya bilang, lho ini dapet gadun dari mana? Pas waktu dikenalin, oh kamu sama Buchi toh katanya gitu. Bahkan yang mengenalkan aku ke temen-temennya itu si Vella alias Intan ini gitu lho,” ujarnya.

Dalam perjalanan hubungan tersebut, Yupi menyebut ajakan menikah datang dari pihak Intan. Ia menilai hal itu dipengaruhi pengalaman masa lalu Intan yang disebut kerap mendapat perlakuan buruk dari pasangan sebelumnya.

“Dia (yang ngajak nikah, red). Karena sebelumnya dibilang kalau zaman anak sekarang kan treat like a queen gitu lho. Karena sebelum-sebelumnya kan dia selalu dapet perlakuan yang kasar dari mantan-mantannya, terus katanya cuma dimanfaatin tok gitu. Nah terus habis itu dapet yang seperti aku, nggak pernah minta apa pun, terus turutin segala macem. Akhirnya ya terjadi lah seperti itu,” ungkapnya.

Namun sebelum pernikahan berlangsung, Yupi mengaku sempat berniat mengakhiri hubungan. Namun rencana tersebut batal setelah adanya tekanan.

“Waduh panjang banget ceritanya tapi sebelum adanya seperti itu aku sudah ajak udahan (putus, red) tapi dari pihak mamanya sama dia mau ngancem bunuh diri sampe mamanya kan pingsan itu. Pingsan akhirnya budenya dateng terus budenya yang ngeredain gitu lho. Ngeredam biar kayak pikirin dulu lah baik-baik jangan tergesa-gesa,” ungkap Rere.

“Katanya ya gimana Re nanti mama udah telanjur malu sama tetangga-tetangga apalagi kamu mau nikah ini segala macem,” imbuh Rere yang saat itu juga menyampaikan bahwa baik Intan dan keluarganya telah mengetahui identitas sebenarnya. Dan Rere sempat meminta waktu agar proses permohonan pindah atau ganti jenis kelamin di Pengadilan Negeri.

Menurut Rere, di tengah tekanan tersebut, pernikahan akhirnya tetap berlangsung. Yupi menilai keputusan itu diambil secara tergesa-gesa tanpa perencanaan matang. Seiring waktu, persoalan mulai muncul. Rere mengungkap adanya konflik yang diduga berkaitan dengan faktor keuangan. Ia bahkan mengaku sengaja menghentikan pemberian uang selama beberapa hari.

“Cuman kan emang gegabah, ancaman, banyak sekali omongan dan bukti-bukti bahwa Intan itu alias Vella sama aku cuma karena duit dan duit gitu lho. Adanya permasalahan ini kan karena aku sengaja memang rekening itu aku pindahkan ke rekening lain gitu lho. Aku bilang saldo aku udah nggak ada segala macem. Terus sengaja empat hari nggak ngasih uang, terjadilah masalah itu gitu lho,” tuturnya.

Baca Juga : Targetkan 10 SSK Tingkat SD, Pemkot Kediri Perkuat Advokasi dan Sosialisasi Kependudukan

Menurut Rere, sebelum konflik mencuat hingga berujung laporan, komunikasi di antara keduanya didominasi pembahasan terkait uang dan utang. “Ya pembahasan kayak uang-uang dan uang. Ada bukti chat-nya juga,” katanya.

Ia juga mengklaim telah membantu melunasi sejumlah utang Intan dengan bukti transfer yang disebut tidak sedikit. “Ya kan ada beberapa utang yang sudah aku tutup gitu lho. Ada beberapa utang yang sudah aku tutup yang dia diviralkan juga soal utang piutang itu juga aku tutup gitu lho. Dan bukti transfer, buktinya itu nggak cuma satu dua, tapi banyak gitu lho utang-utang dia,” lanjutnya.

Namun, Rere mengaku menemukan adanya utang lain yang sebelumnya tidak diungkapkan.

“Terus akhirnya ada lagi lah ketahuan, lho aku kemarin nanya ke kamu lho udah ada lagi nggak gitu lho. Kata kamu udah nggak ada gitu lho. Terus kan aku kemarin bilang utangnya apa aja, terus alasan dia gini, aku nggak mau kamu yang nutupin semua nggak enak akunya apalagi aku nggak kerja, alibinya seperti itu tapi tiba-tiba nanyain uang yang katanya masih ada lagi Mekar, BTPN, apalah itu,” pungkasnya.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik seiring munculnya berbagai versi dari kedua belah pihak. Keduanya saat ini diketahui saling lapor ke polisi. Dari pihak Intan Anggraeni telah membuat laporan polisi di Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan dokumen. Sementara Yupi Rere membuat laporan di Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik.

 


Topik

Peristiwa yupi rere kasus suamiku perempuan berita malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana