Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Banjir Kiriman Berulang, Pemkot Malang Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Panjang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

22 - Apr - 2026, 17:36

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat meninjau Gang Mirej Kedungkandang.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayatnmeninjau langsung lokasi terdampak banjir kiriman yang kembali terjadi di sejumlah wilayah.

Dari hasil peninjauan, banjir disebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari tingginya curah hujan di wilayah hulu hingga kondisi Sungai Amprong yang mengalami penyempitan dan sedimentasi.

Baca Juga : Merawat Bumi Melindungi Species

“Ini saya ingin melihat secara langsung. Istilahnya banjir kiriman. Karena ini berdampak, kita akan cari solusinya,” ujar Wahyu usai meninjau wilayah Kedungkandang, Rabu (22/4/2026). 

Ia mengungkapkan, dalam satu bulan terakhir, banjir kiriman bahkan bisa terjadi hingga sekitar lima kali. Kondisi tersebut membuat penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai pihak.

Menurut Wahyu, penanganan Sungai Amprong berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Karena itu, Pemkot Malang akan mendorong koordinasi lintas sektor untuk merumuskan solusi bersama.

“Kita harus duduk bersama karena ini kewenangannya pusat. Nanti saya minta ada rapat lintas sektor untuk mencari alternatif penyelesaian,” jelasnya.

Dari identifikasi awal, selain faktor hujan deras di wilayah atas, aliran air yang terpusat ke Sungai Amprong memperparah kondisi. Di sisi lain, penyempitan sungai akibat bangunan di bantaran serta tingginya sedimentasi turut menghambat aliran air.

“Berbagai faktor nanti kita lihat. Yang jelas ada penyempitan, sedimentasi tinggi, dan hambatan aliran,” imbuhnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkot Malang menyiapkan skema bertahap. Untuk jangka pendek, pengerukan sedimentasi dan penanganan darurat akan dilakukan guna memperlancar aliran air.

Baca Juga : Pengukuhan Guru Besar di Ubhara, Surya Paloh Kritisi Ruang Publik yang Bising Tapi Miskin Substansi

Sementara untuk jangka panjang, salah satu opsi yang disiapkan adalah pembangunan embung sebagai penampung air saat debit tinggi dari hulu. Air tersebut nantinya akan dilepas secara bertahap setelah kondisi aman.

“Ke depan kita rencanakan embung, supaya saat hujan tinggi air bisa ditampung dulu, tidak langsung masuk ke sungai,” katanya.

Selain itu, penataan bantaran sungai akan menjadi perhatian, termasuk pengawasan terhadap bangunan yang mempersempit aliran sungai serta peningkatan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Malang berharap persoalan banjir kiriman yang kerap terjadi dapat ditekan, meskipun membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat.


Topik

Pemerintahan Banjir Kota Malang banjir kiriman Pemkot Malang Wali Kota Malang Wahyu Hidayat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy