Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Kartu Merah Balogun Dianulir FIFA, Ulangi Kontroversi Piala Dunia 1962

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

07 - Jul - 2026, 11:46

Placeholder
Penyerang AS Folarin Balogun. (Foto: X @TheAthleticFC)

JATIMTIMES - Amerika Serikat masih menuai sorotan usai kalah menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang andalan mereka, Folarin Balogun, tetap bisa bermain setelah FIFA menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya pada fase sebelumnya.

Keputusan tersebut sejatinya memicu perdebatan. Banyak pihak menilai pencabutan sanksi itu mengingatkan publik pada salah satu kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia yang terjadi lebih dari enam dekade lalu.

Baca Juga : Arema FC Women Amankan Tiga Poin usai Tekuk Akademi Persib di HYDROPLUS Soccer League All-Stars

Balogun sebelumnya diusir wasit saat Amerika Serikat menang 3-2 atas Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar. Penyerang berusia 25 tahun itu dinilai melakukan pelanggaran keras usai menginjak betis Tarik Muhamerovic.

Sesuai regulasi, kartu merah tersebut membuat Balogun harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan sehingga semestinya absen saat Amerika Serikat bertemu Belgia di babak 16 besar.

Namun situasi berubah beberapa hari kemudian. FIFA mengumumkan Komite Disiplin memutuskan menangguhkan pelaksanaan hukuman tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA.

"The FIFA Disciplinary Committee has decided to suspend the enforcement of the one-match suspension for a probationary period of one year," demikian pernyataan FIFA.

Keputusan itu membuat Balogun kembali memenuhi syarat untuk dimainkan saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di Seattle Stadium pada Selasa (7/7/2026) pagi tadi. 

Kontroversi semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui dirinya sempat berbicara dengan Presiden FIFA Gianni Infantino terkait insiden kartu merah tersebut.

Dalam keterangannya yang dikutip AP News, Trump mengatakan, "Aku memintanya dicek lagi karena aku pikir itu bukan sebuah pelanggaran."

Meski demikian, Trump menjelaskan dirinya tidak meminta FIFA secara langsung membatalkan hukuman Balogun, melainkan hanya meminta agar keputusan wasit ditinjau ulang.

Keputusan FIFA tersebut memicu protes dari Federasi Sepak Bola Belgia yang mempertanyakan kelayakan Balogun tampil di babak 16 besar. Namun keberatan itu ditolak sehingga sang striker tetap masuk daftar pemain.

Baca Juga : Jadwal MPLS SMA/SMK 2026 Selama 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS Ramah dari Kemendikdasmen

Kontroversi ini membuat banyak pengamat mengingat kembali kejadian serupa pada Piala Dunia 1962 di Chile.

Saat itu, bintang Brasil Garrincha menerima kartu merah ketika menghadapi tuan rumah Chile pada babak semifinal setelah kedapatan menendang pemain lawan menjelang laga berakhir.

Akibat kartu merah tersebut, Garrincha semula dipastikan absen pada partai final. Namun situasi berubah setelah muncul desakan agar hukuman tersebut dibatalkan.

Presiden Chile Jorge Alessandri mendukung pencabutan sanksi dengan mengirimkan petisi. Sementara Presiden Peru Manuel Prado Ugarteche disebut ikut menghubungi wasit Arturo Yamasaki agar keputusan tersebut ditinjau kembali.

Upaya itu membuahkan hasil. Hukuman Garrincha akhirnya dibatalkan sehingga ia tetap tampil di final dan membantu Brasil mengalahkan Cekoslovakia 3-1 untuk merebut gelar juara dunia.

Kini, lebih dari 60 tahun berselang, polemik serupa kembali muncul lewat kasus Balogun. Meski FIFA menjelaskan keputusan diambil oleh Komite Disiplin independen, pencabutan hukuman terhadap striker Amerika Serikat itu tetap menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang Piala Dunia 2026.


Topik

Olahraga Fifa piala dunia balogun Donald Trump



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga