JATIMTIMES - Band ska punk asal Kota Malang, Better Jump Kick, membuka babak baru perjalanan musiknya melalui peluncuran video musik Regret. Regret merupakan karya yang tidak hanya menjadi penanda eksistensi mereka di skena musik lokal, tetapi juga dipersembahkan sebagai penghormatan terakhir untuk mendiang drummer sekaligus penulis lagu tersebut, Taufan Reynaldi.
Sebelumnya, lagu Regret telah diperkenalkan pada 2025 dan masuk dalam album kompilasi Indonesia Japan Ska Connection. Kini, lagu tersebut hadir dalam format video musik yang semakin memperkuat identitas ska punk yang selama ini diusung Better Jump Kick.
Baca Juga : Spanyol Bungkam Prancis 2-0, La Roja Melenggang ke Final Piala Dunia 2026
Video musik Regret dijadwalkan resmi dirilis pada 17 Juli 2026. Proses produksinya dikerjakan bersama RCA Studio sebagai bentuk visualisasi dari pesan emosional yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.
Secara musikal, Regret mengangkat tema penyesalan, kegagalan, dan pergulatan batin yang kerap dialami setiap orang. Lagu ini mengajak pendengarnya merenungkan apakah masih ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Di tengah berbagai tekanan hidup dan kenyataan yang tak selalu berjalan sesuai harapan, Better Jump Kick menghadirkan pesan bahwa penyesalan bukanlah akhir dari perjalanan. Lagu ini menegaskan pentingnya keyakinan dan iman sebagai pegangan untuk terus bangkit menghadapi kehidupan.
Nuansa musik dub bergaya Californian yang dipadukan dengan karakter ska punk khas Better Jump Kick membuat Regret terdengar ringan di telinga, namun tetap mampu menyampaikan emosi yang kuat. Melalui aransemen tersebut, lagu ini menjadi representasi perjalanan seseorang saat menghadapi rasa takut, kegagalan, hingga ketidakpastian hidup.
Lebih dari sekadar karya musik, Regret menjadi simbol harapan bahwa masa lalu tidak harus menentukan masa depan. Selama masih ada kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki diri, setiap orang memiliki peluang menjalani hidup dengan lebih bermakna tanpa terus dibayangi penyesalan
Baca Juga : Kades Sidodadi Malang Buka Suara Ihwal Pembangunan Kopdes Merah Putih di Seberang Telaga Viral
Bagi Better Jump Kick, video musik ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam. Karya tersebut menjadi persembahan terakhir untuk mendiang Taufan Reynaldi yang meninggal dunia pada akhir 2025. Sosok Taufan dikenang sebagai penulis lagu Regret yang meninggalkan pesan kehidupan melalui karya terakhirnya.
Saat ini Better Jump Kick diperkuat oleh Dhayat (vokal), Jay (bass), Edo (drum), Okidoki (gitar dan vokal), Plolong (gitar), Yogi (saksofon), Aldo (trombone), dan Andi (trumpet). Kehadiran video musik Regret sekaligus menjadi bukti bahwa semangat ska punk di Kota Malang masih terus hidup dan berkembang melalui karya-karya yang sarat makna.
