Tanggapi Polemik Kabur ke Yaman, Habib Muda Jatim Ajak Banyak Pihak Bijak
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Nurlayla Ratri
08 - May - 2026, 11:24
JATIMTIMES - Habib muda asal Jawa Timur, Habib Mahdi Kherid mengajak banyak pihak untuk menyikapi perbedaan pendapat dengan bijak dan penuh kehati-hatian, khususnya dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.
Hal tersebut disampaikan menyusul polemik pernyataan antara Habib Rizieq Shihab dan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman yang ramai diperbincangkan masyarakat.
Menurut Habib Mahdi, sebagai sesama anak bangsa, seluruh tokoh diharapkan dapat mengedepankan persatuan serta menyampaikan pendapat berdasarkan data dan niat baik demi menjaga suasana tetap kondusif.
Sebelumnya, dalam sebuah video, Habib Rizieq menyinggung pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto terkait ucapan “kalau ingin kabur silakan ke Yaman”. Dalam penyampaiannya, Habib Rizieq menduga adanya pengaruh dari pihak tertentu terhadap ucapan tersebut.
Menanggapi hal itu, Habib Mahdi menilai bahwa pernyataan tersebut juga bisa saja muncul secara spontan tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
“Negara akan maju jika dibangun dengan ilmu, data, dan semangat persaudaraan. Karena itu, mari kita sama-sama mengedepankan husnuzan dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PW Ansor Jawa Timur itu menegaskan bahwa Presiden memiliki kewenangan penuh dalam mengambil sikap dan keputusan sebagai kepala negara.
Ia berharap polemik yang berkembang tidak semakin melebar dan seluruh elemen bangsa tetap fokus mendukung kemajuan Indonesia.
“Pemerintah saat ini juga terus berupaya menjaga stabilitas di tengah situasi global yang tidak mudah. Karena itu, mari saling menguatkan dan menjaga suasana tetap sejuk,” pungkasnya.
