Baca Ini! 9 Amalan Sunnah Saat Malam Takbiran hingga Hari Lebaran
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Nurlayla Ratri
30 - Mar - 2025, 11:22
JATIMTIMES - Malam takbiran menjadi momen yang penuh berkah bagi umat Islam. Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Malang, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur), mengajak umat Islam untuk menghidupkan malam Hari Raya Idul Fitri hingga keesokan harinya dengan berbagai amalan sunnah.
Berikut 9 amalan yang dianjurkan untuk dilakukan mulai malam takbiran hingga hari lebaran:
1. Menghidupkan Malam Hari Raya dengan Ibadah
Gus Fahrur menjelaskan bahwa malam Idul Fitri dianjurkan untuk diisi dengan berbagai ibadah, seperti salat, tadarus Al-Qur'an, dan zikir. Hal ini sesuai dengan pandangan Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin dalam kitab Busyral Karim.
"Siapa yang menghidupkan dua malam Id, maka Allah akan menghidupkan hatinya pada hari di mana hati manusia mati."
Kesunahan ini bisa dilakukan dengan menghidupkan malam hampir semalaman, berjamaah salat Isya dan Subuh, atau setidaknya salat Subuh berjamaah.
2. Memperbanyak Takbiran
Malam takbiran identik dengan lantunan takbir yang menggema di masjid-masjid dan di rumah-rumah. Rasulullah SAW bersabda:
زينوا اعيادكم بالتكبير
"Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir."
Beliau juga bersabda:
اكثروا من التكبير ليلة العيدين فانهم يهدم الذنوب هدما
"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (Fitri dan Adha) karena hal itu dapat melebur dosa-dosa."
Bacaan takbir singkat yang umum dibaca:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
(Allahu akbar 3x, laa ilaaha illallaahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil-hamdu).
3. Menunaikan Zakat Fitrah
Gus Fahrur mengingatkan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum salat Idul Fitri. Hal ini dilakukan agar fakir miskin tidak terhalang melaksanakan ibadah karena masih mencari nafkah.
4. Bersedekah Semampunya
Idul Fitri menjadi momen yang tepat untuk berbagi. Imam As-Suyuthi dalam kitab Khumasi menyebutkan bahwa sedekah memiliki keutamaan besar, seperti:
• Pahala 10 kali lipat untuk orang sehat
• Pahala 90 kali lipat untuk orang yang buta atau tertimpa musibah
• Pahala 900 kali lipat untuk kerabat yang membutuhkan
• Pahala 100 ribu kali lipat jika diberikan kepada orang tua
• Pahala 900 ribu kali lipat jika diberikan kepada ulama atau fuqaha
5. Mandi Sunnah Idul Fitri
Setiap Muslim dianjurkan untuk mandi sunnah Idul Fitri, termasuk perempuan yang sedang haid atau nifas. Dalam Tuhfah al-Habib ‘Ala Syarh al-Khathib, Syekh Sulaiman Al-Bujairimi menjelaskan bahwa waktu terbaik mandi sunnah ini adalah setelah terbit fajar.
Lafal niat mandi sunnah Idul Fitri:
نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
(Nawaitu ghusla 'idil fithri sunnatan lillahi ta'ala).
"Aku niat mandi Idul Fitri, sunnah karena Allah Ta'ala."
6. Berhias dan Memakai Pakaian Bersih
Di hari raya, umat Islam dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik, sebagaimana dijelaskan dalam Busyral Karim. Mengenakan pakaian terbaik, meski tidak baru, lebih utama di hari Idul Fitri karena merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat Allah.
7. Berjalan Kaki ke Tempat Salat Id
Gus Fahrur menyebutkan bahwa berjalan kaki menuju tempat salat Id merupakan sunnah yang dianjurkan, sebagaimana sabda Nabi SAW:
مِنْ السُّنَّةِ أَنْ يَخْرُجَ إلَى الْعِيدِ مَاشِيًا
"Termasuk sunnah Nabi adalah keluar menuju tempat salat Id dengan berjalan." (HR At-Tirmidzi)
Namun, bagi yang tidak mampu berjalan, seperti orang tua atau sakit, diperbolehkan naik kendaraan.
8. Menggunakan Rute Berbeda saat Berangkat dan Pulang dari Salat Id
Dalam Ghuniyatul Thalibin, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menyebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu menggunakan jalan yang berbeda saat pergi dan pulang dari salat Id.
"Orang Mukmin dianjurkan pergi dan pulang dari salat Id dari jalan yang berbeda karena Ibnu Umar menyatakan bahwa Nabi SAW pergi dan pulang dari jalan yang berbeda."
Hikmahnya adalah memperbanyak pahala dan menyebarkan keberkahan lebih luas.
9. Bersilaturahim
Idul Fitri identik dengan tradisi silaturahim, baik dengan keluarga, tetangga, maupun teman. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Bujairimi alal Khatib menyebutkan 10 keutamaan silaturahim, di antaranya:
• Mendapat ridha Allah
• Membuat bahagia orang lain
• Membahagiakan malaikat
• Meningkatkan rasa cinta sesama Muslim
• Menjauhkan dari gangguan iblis
• Memperpanjang umur
• Membawa keberkahan rezeki
• Membahagiakan orang tua yang telah wafat
• Meningkatkan kewibawaan
• Pahala yang terus mengalir setelah meninggal
Itulah 9 amalan yang dianjurkan dilaksanakan mulai dari malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri. Semoga kita bisa mengamalkannya dan meraih keberkahan di hari kemenangan.
