Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Pengembangan Aset Jadi Fokus, Unikama Komitmen Bangun Kampus Unggul dan Ramah Mahasiswa

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

03 - Feb - 2026, 17:13

Placeholder
Wakil Ketua PPLP PT PGRI Dr Nawaji MPd (tengah) didampingi sivitas akademika Unikama. (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES – Yayasan PPLP PT PGRI yang menaungi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengembangan aset kampus sebagai fondasi menuju universitas unggul dan multikultural. Fokus utama diarahkan pada pemenuhan kebutuhan mahasiswa agar proses pembelajaran berjalan nyaman, lancar, dan tanpa hambatan.

Wakil Ketua PPLP PT PGRI Dr Nawaji MPd menyampaikan bahwa arah besar pengelolaan Unikama memang ditujukan pada penciptaan ekosistem kampus yang inklusif dan berpihak pada mahasiswa. Menurut dia, universitas harus menjadi ruang bersama yang mampu menampung berbagai latar belakang sosial dan budaya sekaligus memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.

Baca Juga : Kabupaten Malang Diproyeksikan Mendapat Program Hilirisasi Kelapa

“Kami memang sedang menuju universitas yang unggul dan multikultural. Karena itu, kepentingan mahasiswa menjadi prioritas utama. Sarana prasarana harus lengkap, proses pembelajaran harus nyaman, dan kebutuhan mahasiswa harus terpenuhi,” ujar Nawaji, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan aset kampus dilakukan secara bertahap namun terencana. Mulai dari fasilitas akademik hingga penunjang kehidupan mahasiswa, semuanya disiapkan agar dosen dan mahasiswa dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi tanpa kendala berarti.

Menurut Nawaji, kenyamanan mahasiswa menjadi kunci penting dalam menciptakan iklim belajar yang produktif. Ketika mahasiswa merasa betah dan terlayani, proses akademik akan tumbuh secara alami dan berkelanjutan.

Salah satu bentuk konkret pengembangan aset tersebut terlihat pada optimalisasi rumah susun sederhana sewa atau rusunawa mahasiswa. Fasilitas ini memang disiapkan khusus sebagai hunian mahasiswa dengan konsep praktis dan terintegrasi.

“Rusunawa kita siapkan untuk mahasiswa. Fasilitasnya kita lengkapi sesuai kebutuhan mahasiswa sekarang, termasuk Wi-Fi dan dukungan teknologi digital. Jadi, mahasiswa tidak perlu ke mana-mana, semua sudah tersedia di dalam,” katanya.

Keberadaan rusunawa bahkan disebut sudah diminati penuh oleh mahasiswa. Nawaji mengatakan, tingkat hunian rusunawa saat ini telah terisi seluruhnya. Banyak mahasiswa yang sebelumnya tinggal di kos sekitar kampus memilih pindah karena merasakan kenyamanan yang lebih baik.

“Ada mahasiswa yang sebelumnya kos di luar, setelah pindah ke rusunawa. Amereka bilang jauh lebih enak dan nyaman. Mereka betul-betul kerasan tinggal di sini,” ungkapnya.

Dari sisi biaya, rusunawa juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan kos di sekitar kampus. Mahasiswa hanya dikenakan tarif sekitar Rp300 ribu per bulan, jauh di bawah rata-rata biaya kos yang bisa mencapai Rp450 ribu hingga Rp500 ribu.

Baca Juga : SNBP 2026 Dibuka 3 Februari, Ini Tips Lengkap Memilih Jurusan Agar Tidak Salah Pilih

“Biaya itu untuk kebersihan, Wi-Fi, air, listrik, semuanya kembali ke mahasiswa. Prinsipnya bukan mencari untung, tapi memastikan mahasiswa mendapatkan fasilitas yang layak,” jelas Nawaji.

Meski demikian, Nawaji mengakui bahwa dinamika dan sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan turut berdampak pada laju pengembangan kampus. Situasi tersebut sempat mengganggu fokus dan alokasi sumber daya yang seharusnya bisa digunakan secara optimal untuk pembangunan fasilitas.

“Tentu mengganggu. Ibarat jalan tol yang harusnya mulus, tapi jadi lewat jalan berbatu. Ada energi dan perhatian yang teralihkan. Itu nyata dan sangat terasa,” katanya.

Meski begitu, Yayasan PPLP PT PGRI memastikan komitmen pengembangan aset Unikama tetap berjalan. Nawaji menegaskan bahwa semua tantangan tersebut tidak akan menghentikan upaya memajukan kampus, melainkan menjadi evaluasi untuk memperkuat tata kelola dan perencanaan ke depan.

“Pengembangan tetap jalan. Bertahap, tapi pasti. Target akhirnya jelas, semua fasilitas tercukupi dan Unikama benar-benar menjadi kampus unggul yang ramah bagi mahasiswa,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan Unikama pengembangan kampus rusunawa mahasiswa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan