Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Rp 5,6 Triliun, Figur Publik Bereaksi

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

16 - May - 2026, 14:18

Placeholder
Nadiem Makarim. (Foto X)

JATIMTIMES - Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terus menjadi sorotan publik. Dalam sidang tuntutan, Nadiem dituntut hukuman 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti mencapai sekitar R p5,6 triliun.

Besarnya tuntutan tersebut memicu gelombang reaksi dari berbagai kalangan, termasuk sejumlah figur publik dan tokoh muda Indonesia. Banyak pihak menilai kasus ini dapat membuat orang-orang berintegritas takut terjun ke dunia pemerintahan.

Baca Juga : Kasus Satpam Tewas Ditusuk di Kota Malang Terungkap, Pelaku Residivis Dibekuk

Jerome Polin Khawatir Orang Berkualitas Enggan Mengabdi

Kreator konten edukasi Jerome Polin menjadi salah satu figur publik yang paling vokal menanggapi kasus ini. Melalui unggahan di Instagram, Jerome mengaku sedih dan kecewa melihat tuntutan yang diarahkan kepada Nadiem Makarim.

Jerome yang selama ini dikenal memiliki mimpi untuk berkontribusi di bidang pendidikan Indonesia mengaku khawatir kasus tersebut akan membuat orang-orang berkualitas enggan bekerja sama dengan pemerintah.

“Liat Mas Nadiem dipenjara 18 tahun, ujung-ujungnya semua orang berkualitas dan berintegritas takut masih ke/bekerja sama dengan pemerintah, akhirnya diisi oleh orang-orang yang korup. We are doomed, aren't we?” tulis Jerome Polin melalui akun media sosialnya.

Tak hanya itu, Jerome juga menyoroti proses persidangan yang menurutnya mengabaikan sejumlah bukti pembelaan dari pihak Nadiem. Ia merasa hukuman yang dituntut terlihat jauh lebih berat dibanding sejumlah kasus korupsi maupun kriminal lain.

“Sebagai orang yang punya impian untuk menjadi menteri pendidikan dan berkontribusi untuk pendidikan Indonesia, aku sedih dan patah hati banget,” lanjutnya.

Maudy Ayunda Mengaku Kini Takut Terlibat di Pemerintahan

Aktris sekaligus aktivis pendidikan Maudy Ayunda juga ikut menyampaikan kegelisahannya. Lewat unggahan berbahasa Inggris di media sosial, Maudy mengaku prihatin terhadap kondisi yang terjadi.

Menurutnya, kasus tersebut dapat membuat banyak orang berbakat dan berniat baik berpikir ulang untuk bekerja di lingkungan pemerintahan.

“Ini sangat memilukan dan membuat marah. Hatiku hancur untuk Nadiem Makarim dan keluarganya,” tulis Maudy Ayunda.

Baca Juga : Tren Liburan Sehari ke Kota Batu Bikin Okupansi Hotel Lesu

Maudy menilai situasi tersebut terasa seperti langkah mundur besar bagi Indonesia, terutama bagi generasi muda yang ingin memberikan kontribusi positif untuk negara.

Inul Daratista Sindir Risiko Jadi ‘Tumbal’

Pedangdut senior Inul Daratista juga ikut memberikan komentar pedas terkait kasus yang menimpa Nadiem Makarim. Dengan gaya khasnya, Inul mengungkapkan alasan dirinya sejak dulu menolak tawaran untuk masuk ke dunia politik.

Melalui unggahan di media sosial, Inul mengaku tidak tertarik menjadi anggota dewan meski pernah dijanjikan berbagai fasilitas dan dukungan.

Ia bahkan menyinggung soal risiko menjadi “tumbal” dalam dunia politik dan pemerintahan. Menurutnya, kekuasaan yang disalahgunakan hanya akan menyakiti hati rakyat.

Komentar Inul pun ramai diperbincangkan warganet karena dianggap mewakili keresahan sebagian masyarakat terhadap kondisi hukum dan politik di Indonesia saat ini.

Kasus yang menyeret Nadiem Makarim sendiri masih menjadi perhatian publik. Reaksi dari sejumlah figur publik ini menunjukkan bahwa perkara tersebut bukan hanya dipandang sebagai persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kepercayaan generasi muda terhadap dunia pemerintahan dan penegakan keadilan di Indonesia.


Topik

Hukum dan Kriminalitas korupsi laptop chromebook nadiem makarim inul daratista jerome polin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bondowoso Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas