JATIMTIMES - Tidak banyak yang menyadari, ternyata banyaknya orang mengalami penyakit lambung, bisa jadi dari salah cara dalam mencuci piring. Itu lantaran, ketidaktahuan mencuci dengan tepat malah membiarkan bakteri menempel pada piring.
Hal tersebut dikupas cleaning service & service mindset coach Banglims baru-baru ini di media sosial. “Ini adalah ilmu cuci piring paling simpel,” ujar dia.
Baca Juga : Obat Herbal Asam Urat Paling Ampuh yang Bisa Kamu Coba Sekarang
Banglims mengatakan cara yang benar memulai cuci piring adalah siapkan wadah untuk menuangkan air dan sabun cuci piring. Kemudian masukkan air sebanyak 70 persen dalam wadah yang sudah disiapkan.
Lalu teteskan lima sampai delapan tetes cairan sabun atau kimia. “Semakin kental sebuah kimia, maka penggunaanya ukuran tetes, semakin encer ukurannya tuang,” imbuh Banglims.
Jika sesudah membersihkan piring, buang air dan sabun yang telah tercampur, meski sebanyak apapun yang sudah digunakan. Selanjutnya cuci wadah yang sudah digunakan dengan bersih.
“Buang sebera pun sabun yang ada di dalam wadah itu, cuci bersih wadahnya, lalu balikkan,” terang Banglims dikutip melalui media sosial Youtube @kasisolusi, Minggu (27/4/2025).
Lalu bersihkan spons cuci piring hingga bersih dan gantung pada tempatnya. Hanya, selama ini tidak banyak yang melakukan cara tersebut.
“Yang selama ini kerap terjadi, disiapkan wadah, dikasih air, dikasih sabun cuci, dicelupin sama dia, dia sudah bersihin piringnya apa pun dengan rendang, minyak semuanya dicelupin lagi ke dalam wadah dan tidak membuang sisa campuran tadi,” ujar Banglims.
Baca Juga : 7 Manfaat Daun Sukun untuk Kesehatan Jantung yang Perlu Kamu Ketahui
Cara tersebut membahayakan. Sebab, bahan kimia lewat dari 12 jam basi. Jadi, seandainya jika mencuci piring menggunakan cairan sebelumnya yang sudah basi, yang dioleskan selanjutnya pada piring bukan cairan sabun lagi, melainkan bakteri.
Bakteri yang sudah menempel pada perabotan yang dicuci, tanpa disadari bisa menyebabkan penyakit lambung. Karena itu lebih baik tidak menggunakan lagi sisa cairan yang sudah digunakan untuk mencuci piring.
“Karena bakteri-kan masuk ke dalam pori-pori spons itu dan dia sudah basi. Maka di Indonesia kebanyakan orang di Indonesia sakit lambung," tutup Banglims.
